Mengatasi Masalah Ink Absorber Is Full di Printer Canon MP237.

Mengatasi Masalah Ink Absorber Is Full di Printer Canon MP237 - Printer canon MP237 merupakan printer yang paling banyak digunakan di kantor tempat saya bekerja, jadi masalah error dan troubleshoot di printer Canon MP237 sudah sering banget saya alami.

Nah masalah yang paling sering muncul di printer canon mp237 ini adalah pesan error yang menunjukan bahwa Ink Absorber is Full seperti pada gambar dibawah ini :


Solusi Mengatasi Error Ink Absorber Is Full di Printer Canon MP237.

Silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini untuk mengatasi masalah Ink Absorber Is Full di Printer Canon MP237.
  • Download Software Canon Service Tool V3400 melalui link berikut : http://goo.gl/LVucJR
  • Matikan printer namun dengan keadaan kabel power tetap terhubung dengan arus listrik.
  • Tekan tombol Stop / Reset, dengan tetap menekan tombol Stop / Reset lalu lanjutkan dengan menekan tombol Power.
  • Selanjtunya tanpa melepas tombol Power, tekan sebanyak 6 kali tombol Stop / Reset.
  • Setelah menekan tombol Stop / Reset sebanyak 6 kali, lepas tombol Stop / Reset dan Power secara bersamaan.
  • Jika langkah diatas sudah diikuti dengan baik, berarti printer canon MP237 sudah masuk dalam kondisi service mode.
  • Selanjutnya jalankan aplikasi .exe yang ada pada file yang sebelumnya sudah didownload.
  • Pilih kategori Main yang ada pada bagian Absorber Clear Ink, selanjutnya klik tombol SET.
  • Selanjutnya masih pada kategori Main, pada bagian Ink Absorber Counter klik tombol SET.
  • Langkah terakhir klik tombol EEPROM untuk mengetest hasil dari proses reset printer Canon MP237 tersebut.
  • Selanjutnya silahkan anda coba untuk melakukan proses print dokumen yang Anda miliki, jika Anda sudah mengikuti langkah-langkah diatas secara benar, maka printer Canon MP237 sudah bisa Anda gunakan kembali untuk proses cetak mencetak.
Seperti itulah bagaimana cara melakukan proses memperbaiki masalah Ink Absorber Is Full di Printer Canon MP237. Semoga tutorial mengenai memperbaiki masalah Ink Absorber Is Full di Printer Canon MP237 dapat membantu pembaca setia blog virdane.blogspot.com.

Jangan lupa untuk terus berkunjung ke blog virdane.blogspot.com untuk mendapatkan tutorial menarik mengenai dunia komputer lainnya ya.

Cara Memperbaiki Printer Epson Yang Error.

Cara Memperbaiki Printer Epson Yang Error - Oke sekarang kita akan membahas bagaimana cara memperbaiki printer Epson dengan seri  L110 L210 L300 L350 L355. Printer Epson merupakan salah satu jenis printer yang paling banyak digunakan baik itu untuk dipergunakan dirumah ataupun di perkantoran.

Cara yang akan kita gunakan untuk memperbaiki printer Epson dengan seri L110 L210 L300 L350 L355 sebenarnya hampir sama dengan cara memperbaiki error pada printer Canon dengan seri IP2770 yaitu dengan menggunakan software untuk melakukan proses resetting pada printer yang error.

Jika tiba tiba printer Epson Anda tidak bisa melakukan proses print atau berhenti tiba tiba ketika sedang melakukan proses print, itu tandanya printer Epson tersebut sudah melebihi batas Counter proses print dan sudah seharusnya dilakukan proses reset printer agar dapat kembali digunakan.

Untuk dapat melakukan proses reseting pada printer Epson seri L110 L210 L300 L350 L355 sebelumnya Anda harus terlebih dahulu melakukan proses download software resetter untuk printer Epson seri L110 L210 L300 L350 L355 yang bisa Anda download melalaui link dibawah ini :

http://goo.gl/LQiOK5

Langkah-langkah Mereset Printer Epson seri L110 L210 L300 L350 L355

  • Download software resetter pada link diatas.
  • Extract Filenya
  • Nyalakan printer Epson yang error.
  • Setelah printer menyala, hubungkan printer dengan PC.
  • Sekarang jalankan program Adjprogcracked.exe yang ada pada folder hasil extract tadi.
  • Jika softwarenya sudah terbuka, klik tombol select untuk memilih jenis printer Epson yang Anda gunakan.

  • Setelah memilih seri printer Epson yang digunakan, sekarang klik tombol Particular Adjustment Mode untuk melakukan proses resetting printer Epson.
  • Nanti akan keluar banyak pilihan, silahkan Anda pilih Waste Ink Pad Counter untuk mereset perhitungan waster ink yang sudah melebihi batas, selanjutnya klik tombol OK.
  • Nanti akan muncul jendela Waste Ink Pad Counter, selanjutnya tekan tombol check untuk melakukan proses pengecekan apakah printer Anda perlu di Reset atau tidak. Selanjutnya centang pilihan Main Pad Counter dan klik tombol Initialization. Tunggu sampai proses selesai.
Sekarang silahkan Anda coba print dokumen dengan printer Epson yang baru saja di reset tersebut, seharusnya sekarang printer Epson Anda dengan seri L110 L210 L300 L350 L355 sudah dapat digunakan kembali untuk kegiatan cetak mencetak.

Seperti itulah cara bagaimana memperbaiki printer Epson seri L110 L210 L300 L350 L355 semoga tutorial mengenai cara memperbaiki printer Epson seri L110 L210 L300 L350 L355 dapat membantu pembaca sekalian dalam hal memperbaiki printer Epson seri L110 L210 L300 L350 L355

Solusi Mengatasi Baterai Laptop Tidak Terisi Penuh.

Solusi Mengatasi Baterai Laptop Tidak Terisi Penuh - Oke ketemu lagi diblog virdane.blogspot.com. Kali ini saya akan sharing gimana caranya mengatasi baterai laptop yang tidak terisi penuh 100% padahal Anda sudah cukup lama melakukan charging pada laptop tersebut dan laptop tersebut selalu mengeluarkan informasi “Battery Not Fully Charged”.

Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan baterai laptop tersebut tidak kunjung terisi penuh, padahal Anda sudah melakukan proses charging cukup lama. Biasanya beberapa faktor penyebabnya adalah :
  • Gangguan Listrik : Kondisi listrik yang tidak stabil dapat membuat kondisi ketahanan baterai menurun, karena arus listrik yang masuk tidak sesuai dengan daya tamping yang seharusnya sehingga menyebabkan baterai mengalami malfungsi.
  • Mebiarkan laptop mati sampai kondisi laptop benar benar kehabisan baterai yang dapat menyebabkan baterai cepat aus.
  • Critical Battery Leve yang sangat rendah. Misalnya Anda melakukan proses pengaturan Critical Battery Level sampai dibawah 5% dapat menyebabkan baterai menjadi tidak tahan lama, jadi sebaiknya Anda mengatur setingan Critical Battery Level pada level 10%.
Itulah beberapa penyebab yang dapat mengakibatkan kondisi baterai laptop tidak pernah penuh pada saat proses charging dilakukan. Nah selanjutnya saya akan sharing bagaimana proses melakukan charging yang benar agar baterai laptop Anda bisa lebih awet dan tahan lama.
  • Ubah Critical Battery Action menjadi Hibernate. Jadi pada saat laptop Anda benar benar kehabisan daya, data pekerjaan yang sedang Anda simpan tetap aman karena komputer akan melakukan proses hibernasi.
  • Lakukan proses charging laptop sebelum laptop benar benar mati, hal ini dilakukan agar baterai laptop tidak cepat rusak dan mengalami malfungsi.
  • Ubah nilai Critical Battery Level menjadi 10% caranya :
Klik tombol Start > Control Panel > Power Option. Lalu pada pilihan “Select Power Plan” klik “Change Plan Setting”. Nanti akan muncul window “Change Setting fot the plan”. Klik tombol “Change Advanced Power Setting”. Klik tanda plus (+) pada Battery, low battery level dan critical battery level. Disini Anda bisa rubah angka persentasenya.


  • Lakukan proses charging sampai baterai laptop benar benar terisi penuh dan proses ini kira kira memakan waktu sampai 5 jam.
Nah untuk mengatasi masalah baterai laptop tidak terisi penuh, lakukan proses charging seperti cara diatas beberapa kali sampai kondisi baterai laptop Anda menjadi lebih baik dari kondisi sebelumnya.

Seperti itulah cara bagaimana memperbaiki kondisi baterai laptop yang tidak terisi penuh, semoga tutorial ini dapat bermanfaat bagi Anda dan jangan lupa untuk selalu mengunjungi blog virdane.blogspot.com ya.

Memperbaiki Error 5B00 Pada Printer Canon IP2770 Atau Canon MX360.

Memperbaiki Error 5B00 Pada Printer Canon IP2770 Atau Canon MX360. - Bagi Anda pengguna printer canon dengan seri IP2770 atau printer canon dengan seri MX360, mungkin Anda pernah mengalami masalah error 5B00 pada printer canon IP2770 atau canon MX360. Nah kali ini saya akan share bagaimana cara untuk memperbaiki error 5B00 pada printer canon IP2770 tersebut dan juga printer canon MX360.


Kadangkala printer canon IP2770 tersebut tidak bisa digunakan untuk melakukan proses cetak mencetak dokumen, sehingga sering bikin dongkol sendiri karena misalnya kita lagi bener bener butuh buat mencetak dokumen. Sebenarnya masalah tidak bisa mencetak dokumen tersebut pasti hampir ada pada setiap jenis printer, namun pada kesempatan ini kita akan membahas secara khusus bagaimana cara memperbaiki error 5B00 pada printer canon IP2770.

Masalah tidak bisa mencetak tersebut hampir terjadi pada setiap merk printer seperti canon, HP, Epson dan lain sebagainya. Karena biasanya setiap printer pasti memiliki umur daya guna sama seperti LCD misalnya. Dan biasanya setiap perusahaan dari masing masing merk printer tersebut sudah mengantisipasi hal tersebut jika seandainya printer telah error atau rusak dengan menyediak software resetter untuk masing-masing merk dan seri printernya.

Jika Anda pernah melihat error seperti pada gambar diatas, pasti printer yang biasa Anda gunakan untuk bekerja tidak dapat digunakan. Ciri-ciri lainnya selain informasi seperti gambar diatas adalah lampu indikator printer akan hidup-mati (blink). Untuk mengatasi masalah tersebut bisa dengan menggunakan software resetter milik Canon IP2770 atau cara tersebut biasa disebut juga dengan melakukan flashing bios printer.

Langkah-langkah Memperbaiki Error 5B00 pada canon IP2770 dan MX360.

  • Download software resetter melalui link berikut : 
http://goo.gl/qfRx1P
  • Sambungkan printer dengan aliran listrik namun jangan dinyalakan.
  • Tekan tombol resume, lalu sambil tetap menekan tombol resume tekan tombol Power sampai lampu indikator menyala dan berwarna hijau.
  • Lepas tombol resume namun tombol power tetap dalam keadaan ditekan.
  • Selanjutnya tekan lagi tombol resume selama lima kali dengan tombol power masih dalam keadaan ditekan.
  • Lepas secara bersamaan kedua tombol Resume dan Power tersebut.
  • Lampu indikator akan berkedip dan menyala hijau.
  • Sampai pada tahap ini biasanya komputer akan mendeteksi perangkat baru.

Jika langkah langkah diatas sudah Anda lakukan, berarti printer canon IP2770 atau canon MX360 Anda sudah berada dalam kondisi service mode. Dan sekarang Anda sudah bisa melakukan proses reset printer agar printer Anda dapat kembali berfungsi dengan normal.

  • Buka file resetter yang sebelumnya sudah Anda download lalu jalankan program resetter tersebut.
  • Tekan tombol MAIN lalu printer akan melakukan print dengan hasil “D=000.0”
  • Tekan tombol EEPROM Clear. Lalu printer akan melakukan proses print dengan hasil yang beragam, namun perhatikan hasil cetakannya. Jika ada tulisan “TPAGE(TTL=00000)” berarti printer canon IP2770 Anda atau printer canon MX360 Anda sudah berhasil direset.
Jika langkah langkah untuk masuk ke service mode sudah Anda lakukan, dan juga proses reset sudah dilakukan melalui software Resetter maka seharusnya printer Anda sudah bisa digunakan kembali untuk mencetak dokumen.

Seperti itulah bagaimana cara memperbaiki printer canon IP2770 dan MX360 yang tidak bisa melakukan print. Semoga tutorial diatas dapat berguna bagi Anda yang mengalami masalah printer tidak bisa melakukan print dokumen. Sampai jumpa di tutorial selanjutnya ya.

Cek Agar User Menginput Angka Saja di TextBox.

Cek Agar User Menginput Angka Saja di TextBox - Kadang kala user menginput karakter alphabet pada textbox, padahal seharusnya textbox tersebut diisi dengan angka saja dan bukan huruf. Jika kita membuat sebuah system database dimana misalnya textbox tersebut seharusnya diisi dengan angka saja dan bukan huruf, maka jika user menginput huruf bisa mengakibatkan program tersebut menjadi error.

Pada tutorial sebelumnya saya sudah pernah sharing bagaimana cara agar user menginput angka saja di textbox, namun pada kesempatan kali ini saya akan share bagaimana cara agar system yang dibuat melakukan pengecekan pada textbox agar teks yang dimasukan kedalam textbox benar-benar hanya angka saja dan bukan huruf.

Cek Agar User Menginput Angka Saja di TextBox.

  • Buat sebuah project visual basic.net yang baru.
  • Tambahkan sebuah label, textbox dan juga button seperti gambar berikut :

  • Klik dua kali button yang sudah ditambahkan lalu masukan perintah seperti dibawah ini :

Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
        If Char.IsDigit(TextBox1.Text.Chars(TextBox1.TextLength - 1)) = True Then
            MessageBox.Show("Teks Yang Anda Masukan Berupa Angka.")
        Else
            MsgBox("Teks Yang Anda Masukan Bukan Angka, Harap Masukan Angka Saja.")
        End If
    End Sub
  • Sekarang coba jalankan programnya, jika user menginput huruf dan bukan angka, maka system akan mengeluarkan message box yang berisi agar data yang diinput seharusnya angka saja dan bukan huruf alphabet.
Seperti itulah bagaimana cara melakukan pengecekan agar user menginput angka saja di textbox sehingga dapat menghindari proses error jika seharusnya textbox yang diisi di visual basic.net seharunya berupa angka dan bukan huruf.

Shortcut di Microsoft Word 2013

Shortcut di Microsoft Word - Ok pada kesempatan kali ini blog virdane.blogspot.com akan sharing beberapa shortcut yang dapat digunakan di Microsoft Word 2013. Jadi dengan menggunakan Shortcut ini kegiatan Anda dalam mengolah dokumen word menjadi lebih mudah.

Shortcut di Microsoft Word.


  • Ctrl+a (select all) = Memblok seluruh isi dokumen
  • Ctrl+b (bold) = Membuat teks menjadi lebih tebal
  • Ctrl+c (copy) = mengcopy teks yang dipilih
  • Ctrl+e (align center) = mengatur posisi teks agar berada di tengah
  • Ctrl+f (find) = Mencari teks didalam dokumen word
  • Ctrl+g (go) = menuju halaman dokumen yang diinginkan
  • Ctrl+h (replace) = mencari dan mengganti kata sesuai dengan yang diinginkan
  • Ctrk+i (italic) = memiringkan huruf atau teks yang dipilih
  • Ctrl+j (justify) = teks menjadi rata tengah
  • Ctrl k (insert hyperlink) = membuat hyperlink
  • Ctrl+L (align left) = teks menjadi rata kiri
  • Ctrl+n (create new document) = Membuka dokumen baru
  • Ctrl+O (open) = Membuka file dokumen word
  • Ctrl+p (print) = Mencetak Dokumen
  • Ctrl+q (spacing) =merubah jarak spasi sesudah paragraf yang dipilih 10 pt
  • Ctrl+R (align right) = untuk membuat posisi huruf rata kanan
  • Ctrl+S (save) =untuk menyimpan file dokumen
  • Ctrl+T (left indent) = untuk mengatur left indent
  • Ctrl+U (underline) =untuk menggarisbawahi kalimat
  • Ctrl+V (paste) = untuk menempel hasil copy
  • Ctrl+W (close window) = untuk keluar dari Microsoft word
  • Ctrl+X (cut) = untuk memotong huruf/gambar yang dipilih agar dapat ditempel di tempat lain
  • Ctrl+Y (redo) = menggunakan kembali perintah terakhir yang dilakukan dengan sama persis
  • Ctrl+Z (undo) = untuk mengulangi hal yang terakhir dilakukan
  •  Ctrl+1 (line spacing 1) = membuat jarak spasi 1 spasi
  • Ctrl+2 (line spacing 2) = membuat jarak spasi 2 spasi
  • Ctrl+5 (line spacing 1,5) = membuat jarak spasi 1,5 spasi
  • Ctrl+= (subscript) = untuk membuat penulisan huruf lebih kecil di sebelah bawah, contoh pada penulisan O2
  • Ctrl+shift+= (superscript) = untuk membuat superscrip atau penulisan huruf lebih kecil di sebelah
  • Ctrl+backspace = untuk menghapus satu kata ke belakang
  • Ctrl+delete = untuk menghapus satu kata ke depan
  • Ctrl+enter = membuat page break/halaman baru
  • Ctrl+[ = memperkecil ukuran huruf
  • Ctrl+] = memperbesar ukuran huruf
  • F1 (help) = membuka menu help
  • F2 = hampir sama dengan cut (ctr+x), bedanya kalau cut memunculkannya pake paste, kalau F2 pake enter
  • F5 = pergi ke halaman
  • (Ctrl + G) F7 = membuka dialog box Spelling and Grammar
  • F12 (open file) =membuka file dokumen
  • Ctrl+F1 = menampilkan atau menyembunyikan ribbon (pada MS Word 2007)
  • Ctrl+F2 = melihat print preview
  • Ctrl+F3 = sama dengan backspace (menghapus ke belakang)
  • Ctrl+F4 = kelua dari word
  • Ctrl+F10 (restore down/maximize) = merestore down (memperkecil) dan memaximizen (memperbesar) tampilan window
  • Ctrl+tombol panah kiri/kanan = memindahkan kursor satu kata ke kiri atau kanan
  • Shift+tombol panah kiri/kanan = memblok satu karakter mulai dari kursos berada ke kiri/ke kanan
  • Ctrl+Shift+tombol panah kiri/kanan = memblok satu kata mulai dari kursos berada ke kiri/ke kanan
  • Tombol Home = memindahkan kursor awal baris Tombol
  • End = memindahkan kursos ke akhir baris
  • Ctrl+Home = memindahkan kursor awal baris awal halaman
  • Ctrl+End = memindahkan kursos ke akhir baris akhir halaman
  • Ctrl+Shift+Home = memblok isi dokumen dari tempat kursos berada sampai pada awal halaman
  • Ctrl+shift+End = memblok isi dokumen dari tempat kursos berada sampai pada akhir halaman
  • Ctrl+Backspace =menghapus satu kata ke belakang Ctrl+Delete =menghapus satu kata ke depan
  • Ctrl+Alt+ + =untuk membuat shortcut sendiri
Yup itulah beberapa Shortcut yang dapat Anda gunakan di Microsoft Word, semoga sharing kali ini mengenai Shortcut di Microsoft Word dapat bermanfaat bagi pembaca setia virdane.blogspot.com dan bisa lebih memudahkan pembaca dalam mengolah dokumen Microsoft Word.